Dont be hopeless

Sebenarnya apa yang salah pada dirimu?
Otak jernih kau punya
Tekun pun kau slalu
Sabar itu sudah pasti
Doa? Selalu terucap di awal harimu
Lantas.. apalagi?

Itulah salahmu
Kau kurang merunduk
Kau terlalu menengadah ke atas
Semua amalan dan kelebihanmu kau perhitungkan
Kau juga terlalu melihat iri jalan sukses orang lain

Sudahlah sayang, biarkan saja. Jangan salah fokus pada kehidupan orang. Jalani dan fokus pada kehidupan sendiri. Tak perlu iri akan sedikit usaha mereka. Ah, kita pun tak benar-benar tau seberapa besar usaha mereka, tak perlulah kau iri akan perjuangan mereka. Cukup fokus pada tujuan hidupmu sajalah. Berdoa akan cita-cita yang ingin tercapai, dan mengharap surga dari-Nya. Itu saja yang perlu kau lakukan, sayang. Tak perlu risau dan resah akan kesuksesan orang lain.

******

Mencoba berpikir “caranya.”
Selalu berpikir “caranya?”
Sesak berpikir “caranya!”
Bisa, tapi bagaimana caranya?
Mungkin. Tapi bagaimana mendapatkan caranya?
“ kau sudah lelah memang. Tapi kita jangan berputus asa. Jika kita tidak menemukan caranya, maka manusia tidak lagi percaya pada janji-janji Tuhan. Kita tidak ingin itu terjadi bukan? Maka cara itu harus ketemu. Itu harus!,”
Kata-kata Karang yang dingin, tegas, dan tak gentar selalu terngiang di  penghujung batas bias asaku. Kata-kata itu selalu mengingatkan akan asas nothing is impossible. Kata-kata itu selalu membuat diri ini jauh-jauh atau lari dari ambang batas keputusasaan.
“Inna ma’al usri yusra”
Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.
Janji Tuhan ini selalu tergantung tepat di depan keningku saat diri ini mulai lelah akan aktivitas ini. Jika kemudahan itu tak ditemukan, bagaimana manusia bisa percaya lagi pada janji Tuhan yang lain.? Kita tidak ingin itu terjadi bukan?  Karena Tuhan pasti akan menepati janji-janjiNya. Oleh karena itu, mari temukan kemudahan itu. Mari hadapi kesulitan itu. Tak peduli dengan parang ataupun bambu runcing ataupun samurai sekaligus, mari kita hajar kesulitan  dan temukan kemudahan. Kita berhak bahagia bukan? Hadapi semuanya. Dan rangkulah hasilnya.

******
Apa yang bisa dilakukan seorang manusia terhadap harapannya?
Lakukan kerja keras yang terbaik yang pernah kau lakukan
Apa yang bisa dilakukan manusia setelah bekerja keras?
Berdoalah, serahkan dan percayakan semua pada Tuhan
Apa yang bisa dilakukan seorang manusia setelah berdoa.?
Tidak ada kata setelah dalam berdoa. Berdoa selalu diperlukan dalam hidup manusia. Berdoa tanpa ujung dan tanpa henti. Setiap hidup slalu ada pilihan dan masalah. Manusia perlu sentuhan doa dalam mencari solusinya.
Apa yang dilakukan seorang manusia bila harapannya tidak terwujud?
Bunuh diri? Ah, seperti hidup hanya untuk satu harapan saja. Malang sekali bila jawabnya iya. Putus asa dan berlanjut pada stres berkepanjangan? Kecewa, risau itu sifat yang lumrah, tapi janganlah terlalu dihayati. Bukankah hidup ini indah? Ada berjuta bintang di langit. Bukankah ada berjuta harapan dalam hidup manusia? Bagaimana nasib harapan yang lain, bila give up hanya pada satu harapan. Percayalah, Tuhan tidak mewujudkannya karena harapan itu tidak cocok untukmu. Dan setiap kerja keras pasti ada kompensasinya. Tuhan mungkin memiliki rencana lain yang lebih indah dan tidak kita ketahui.
Lalu apa yang bisa dilakukan seorang manusia?
Percaya pada kebesaran Tuhan yang mampu mengubah hal yang mustahil menjadi mungkin dan bahkan nyata. Dan terlebih lagi, percaya pada pilihan Tuhan yang tidak pernah salah.

Yang bisa dilakukan seorang makhluk bernama manusia atas mimpi dan kerja kerasnya adalah tinggal mempercayainya bahwa akan ada penghargaan berupa mimpi terbaik atas kerja kerasnya dan jika tidak, Tuhan akan memberikan mimpi lain yang jauh lebih indah yang tiada terduga. Rencana Tuhan itu sungguh indah,  Percayalah!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

part 3

Guys, do you read it?

part 5