Saling Menunggu tapi Tak Saling Tau (3)
Waktu terus bergulir. Hari berganti hari. Seorang gadis sedang menatap langit di balik jendela rumah. Ya Tuhan, sebenarnya apa hakikat kehidupan. Apakah tujuan hidup se simple itu yaitu masuk surga. Gaungan gelar sarjana, euforia wisuda, terasa baru kemarin dilakukan. Meski sudah dua tahun, tetap saja masih rindu akan kesibukan tugas-tugas kuliah. Tetap saja rindu akan alunan-alunan murotal pondok pesantren tempatnya tinggal saat merantau mencari ilmu di kota besar dulu. Ingin rasanya kembali ke masa dulu, di mana semua begitu sederhana. Tinggal menjalani apa yang diperintahkan oleh dosen dan menjalani rutinitas pondok. Saat ini, kita harus menentukan ingin jadi apa dan akan ke mana. Undangan pernikahan tergenggam di tangan Gadis itu. Beberapa menit yang lalu, ibunya bertanya dengan agak sewot, "Undangan pernikahan dari siapa lagi?" Dan pertanyaan selanjutnya bisa diduga adalah, " Nduk kapan?" Selalu seperti itu tiap Gadis itu menerima undangan pernikahan...