When I am in Red Zone of Pandemic 2020
Jakarta. Jakarta terkenal dengan julukan kota yang tak pernah tidur. Jakarta yang selalu ramai walau sudah gelap. Jakarta dengan kejenuhan macetnya. Jakarta yang membuat orang lebih tua berada di jalanan. Akan tetapi.. Pemandangan kali ini nampak berbeda. Jalanan yang biasanya riweh dengan bunyi klakson bersaut-sautan, para penyeberang jalan yang stuck bingung untuk menyeberang, mobil yang berderet-deret antre tuk kuasai jalan, sekarang tak nampak. Para pekerja kantoran dengan baju disetrika yang sudah kusut lagi berlari-lari mengejar busway pun sekarang hanya tampak beberapa dan itu pun tak berlari-lari. Busway dan kereta yang biasa berjubel sekarang terasa lenggang. Jalanan sepi seperti layaknya lebaran. Tapi, sekarang bukanlah lebaran. Bukan holiday pula. Sekarang masih hari efektif di mana semua orang pasti sedang sibuk-sibuknya dikejar deadline atas pekerjaannya. Tapi kali ini, Jakartaku sedang istirahat. Ada yang lebih penting dari tumpukan deadline yang melulu tak...