Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2018

What is your feeling?

What is your feeling? Nope None Nothing Not anything Inilah Hidup . Cukup berjalan.    Tidak ada yang special. Tidak ada yang menarik. Tidak ada yang ditunggu. Tidak ada yang dinanti. Tidak ada yang membuat sedih. Tidak ada yang membuat gembira. Cukup tau saja, cukup berjalan. Tak ada target. Ah..hidup macam apa ini. Belakangan, gue tau. Kalau hidup gue terasa monoton dan jenuh. Gue ngerasa otak gue mengalami kemunduran yg amat sangat. Tambah bego gue. Akhirnya gue mutuskan suatu saat nanti gue mau sekolah lagi. Dan goalnya kerja adalah selain gue niat mau cari uang, gue pengen nambah bekal ilmu tuk kuliah gue nanti. Ilmu IT pastinya, ilmu data scientist lah seenggaknya. Karir? Apa kabar? Gue ga tau sampai kapan gue ada di kantor gue. Gue cuma butuh pengakuan sebenarnya. Dengan pengakuan, pasti kita dilirik, dan benefit pastinya nambah, itu sih tujuannya. Kalau cuma gini2 aja mah mending gue cabut aja. Kerjaan banyak banget, tapi gaji beda. Gue cari k...

Akhir kisah dengan Pemuda

Ini masih kisah antara gadis, pemuda, dan sahabat (story about>>   Saling menunggu tapi tak saling tau Empat tahun sudah berlalu, sejak mereka berkenalan satu sama lain. Di sudut kamar, terlihat seorang gadis sedang melihat layar ponsel dengan tatapan datar. Oh, undangan dari dia, gumamnya sambil tersenyum simpul. Perasaan bahagia melihat undangan pernikahan dari pemuda gila yang dulu pernah mengejarnya. Akhirnya   dia bahagia menemukan orang yang pantas untuk mendampinginya, pikirnya lega. Akhirnya pemuda itu tidak lagi mengusiknya, dan menunggunya. Tapi dalam hati ini gadis ini pun bertanya, kapan dia akan menjalani jenjang yang sama seperti pemuda itu? Dan nama siapakah yang akan tertulis di kertas invitation pada jenjang itu? Sekilas terbersit nama sahabat. sepintas tergambar wajah sahabat. Si gadis pun tersenyum simpul. Tapi kali ini senyumnya lebih simpul sambil mata menatap menerawang. Dia tau. Dia sadar. Itu hanyalah angan belaka. Sahabat sudah pergi. Tak...

Maret 2018

Gambar
Maret 2018, Ketika sebuah keputusan tentang sebuah cita-cita dibuat. Ketika tersadar akan hidup tidak hanya melulu soal cari uang dan bekerja. Ketika terdiam dan berpikir bahwa hidup tidak hanya sekedar mengalir bagai air tanpa arah dan tujuan. Air selalu mengalir ke tempat yang rendah, right? Maka saat itulah, proklamasi maret 2018 ini dibuat. Harus ada perubahan. Bangun. Jangan tidur. Jangan sia-siakan orang-orang di sekitar yang punya ilmu lebih. Ilmu-ilmu itu pasti akan berguna kelak nanti. Ilmu saat kau bekerja pasti akan berguna bagi citamu kelak Tentukan target Buat sebuah rencana Rencana atas hari ini, besok, lusa akan belajar apa dan harus tau apa Tentukan target masa depan. Maret, 2018  Ah untungnya masih maret. Masih belum terlambat untuk memeperbaiki tahun ini. Masih belum terlambat untuk membuat resolusi Maret 2018 Resolusi: going to the next level. Maret 2018, Bulan sesudah ferbuari. Februari 2018, Terjadi ting...