Long Journey
It's a long long journey
Till I know where I'm supposed to be
It's a long long journey
And I don't know if I can believe
Yap, lagu itu cocok banget buat orang-orang yang sedang meniti jalur kehidupan (ceilah). Terlebih lagi dalam mencari dan perjalanan karir. Asal lu tau aja guys, semua itu nggak ada yang instan. Bullshit jika orang bilang nasibnya sungguh mujur, lulus kuliah langsung diterima di perusahaan multinasional tanpa harus bersusah-susah ria mengais-ngais cari kerja. Atau nasibnya sungguh baik, dia bisa langsung masuk sekolah favorit tanpa ada perjuangan yang hakiki.
Lantas, orang yang tidak diterima kerja ataupun tidak masuk sekolah favorit bernasib buruk gitu?
Tidak. Nggak ada yang namanya nasib buruk ataupun baik. Hoki atau tidak. Keberuntungan ataupun tidak beruntung. Semua itu karna adanya usaha, thats the point.
okey, Gue mau cerita atau share pengalaman gue, ya semoga membantu beri sedikit gambaran bagi lu yang lagi adu nasib untuk cari kerja.
Sebelum gue stay di perusahaan A***, gue sudah melanglang buana cari kerja kemana-mana dan ditolak mana-mana. Perusahaan pertama yang gue apply adalah Paragon.
1. Knowledge test sharing in PT. Paragon
Bagi para mantan mahasiswa yang baru lulus dan sedang cari kerja pasti tidak asing dengan perusahaan ini. Perusahaan ini selalu unjuk gigi di job fair kampus-kampus dan selalu buka lowongan untuk posisi MT. Mereka selalu mencari fresh graduate dari kampus-kampus favorite. Walaupun perusahaan ini selalu tampil tiap ada event job fair, tapi sedikit yang bisa lolos sampai tahap final. Gue berkali-kali ikut tes perusahaan ini, tapi selalu aja gagal.
Pertama kali gue ikut tes di tahun 2014. Itu waktu gue baru aja sidang S1 dan masih belum punya ijazah. Waktu itu gue iseng aja ikutan, mau coba kayak gimana tes kerja dan pengalaman ikut tes itu seperti apa. Ini penting guys. Pengalaman ikut tes itu penting banget. Karna dari itu semua kita bisa belajar dari kesalahan kegagalan kita.
test paragon untuk tahap awal adalah tes tulis standar. Tes tulis yang mirip-mirip seperti Tes TPA. Ada hitungan matematika dasar, logika, bangun ruang yang dibolak-balik, sinonim kata dll.
Biasanya kalau peserta banyak, maka dari test ini sudah diseleksi dan ada sistem gugur.
Tes selanjutnya adalah test koran (test pauli). Test Pauli adalah test di mana diberi kertas seukuran kertas koran yang berisikan angka-angka. Kita diminta menjumlahkan angka-angka itu, dan beri tanda garis jika ada aba-aba. Bagi temen-temen yang belum familiar tentang tes pauli silahkan googling yah. Tes ini wajib diketahui untuk para pencari kerja.
Banyak yang gagal dari tes ini. Gue dua kali gagal di tes ini. Gue inget waktu itu kenapa gue lolos tes ini. Gue lolos tes ini waktu gue bisa menyelesaikan satu lembar , dan minta kertas tambahan untuk dikerjakan lagi. Gue nggak ngerti penilaian dari tes ini apa, tapi yang gue amati dari orang-orang yang lulus yaitu mereka yang bisa menyelesaikan satu lembar penuh sebelum waktunya habis. Jadi, kalau kalian mengerjakan test ini, kerjakan secepat yang kalian bisa.
okey, test selanjutnya adalah tes psikologi. Kalau kalian lolos tes Pauli, maka kalian akan sampai pada test psikologi. Test psikologi ini bersifat tertulis yang sebenarnya standar jika kalian biasa mengikuti tes cari kerja. Test ini seputar untuk memilih pilihan yang menggambarkan kepribadianmu. Jadi nanti kalian akan diberi soal, dan pilihan jawaban. Kita diminta untuk memilih jawaban yang sesuai dengan kepribadian kita (pilih yang baik2 sesuai formasimu biar lolos haha). Lalu selanjutnya adalah tes menggambar. Kurang lebih ada tiga tes menggambar. Yang pertama, kita diminta untuk menggambar dari kotak-kotak yang sudah ada. Test ini dinamakan test warteg. Ada tips and triknya untuk lolos tes ini. Untuk para pencari kerja wajib tau test ini, karna test ini adalah test standar yang hampir selalu ada untuk tes cari kerja.
yang kedua adalah test menggambar orang. Tips untuk menggambar orang adalah gambar orang dengan jelas, dari ujung rambut sampai ujung kaki terlihat.
yang ketiga adalah test menggambar pohon. Tips untuk menggambar pohon adalah gambar pohon dengan jelas, ada daun, ranting, bunga, buah, dan batang pohon.
untuk kalian pencari kerja harus memahami tip dan trik untuk test psikologi menggambar ini.
test selanjutnya kita diminta menuliskan beberapa tulisan yang menggambarkan karakter diri, yaitu:
1. tuliskan lima kelebihan dan kekurangan yang ada pada diri kamu
2. Tuliskan pengalaman apa yang paling mengesankan selama hidupmu
3. Tuliskan pengalaman yang paling berat dan bagaimana kamu menghadapinya
4. Jika anda diterima di perusahaan ini, kontribusi apa yang akan anda berikan terhadap perusahaan ini
5. Mengapa memilih perusahaan ini
6. Beberapa tahun ke depan, Anda akan menjadi orang seperti apa
dll.
Kalau gue g salah inget, jawaban atas pertanyaan ini ditulis di kertas HVS. Ada beberapa jawaban yang diserahkan langsung ke direksi mereka (seperti pertanyaan no 4 dan 6). Yang katanya kalau gak lolos test psikologi, tapi direksi mereka terkesan dengan jawaban kita, maka kalian akan tetep diundang untuk tes selanjutnya. Oleh karena itu, persiapkan dirimu, guys. Persiapkan jawaban-jawaban terbaik dan berkesan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu. Sebenarnya pertanyaan-pertanyaan itu standar, dan bakalan ada jika kita test di perusahaan lain.
Tahapan test selanjutnya adalah FGD (Focus Group Discussion). Untuk peserta yang lolos tes psikologi maka akan diundang FGD di kota-kota yang telah ditentukan. Dan saat itu gue g lolos, jadi gak kepanggil buat FGD deh. sekian share tentang test Paragon, semoga membantu.
2. Three minutes interview in Nestle
Pengalaman gue yang kedua tentang seputar dunia pencarian kerja adalah test di nestle. Waktu itu yang dibuka posisinya adalah medical representative. Bagi orang-orang yang lolos administrasi akan diundang untuk mengikuti test three minutes interview. Sebelum tes, mereka memperkenalkan diri tentang perusahaannya dan perkenalan diri tentang seperti apa posisi yang mereka buka dan bagaimana role jobnya. Dan alhasil, medical representative sama aja dengan salesman or salesgirl. Aiiihh.. gue langsung pengen mundur aja dari test ini. Secara, males banget kalo disuruh nawar-nawarin produk keliling kemana-mana gitu. Jadi role job medical representative itu role jobnya adalah nawarin produk nestle ke ranah medis, misal barang yang ditawarin adalah susu bayi yang berusia kurang dari 2 tahun. Untuk penggunaanya harus atas ijin dokter. Jadi si medical representative ini promosi ke dokter atau rumah sakit agar mereka menwarkan produk ini ke pasien. Bedanya dengan salesman biasa, si medical representative ini harus pinter secara medis dan tau kandungan gizi karna mereka berhadapan dengan para medical staff. Iya istilahnya salesman yang bermartabat lah, karena clientnya langsung dokter. Tapi ya tetep aja sales, karena nawar-nawarin produk, walaupun mereka bilang beda dengan sales.
Setelah dikenalin role job posisinya, dilakukan test. Testnya berupa interview in english yang hanya berlangsung selama 3 menit. Ini sebenarnya untuk menilai kemampuan bahasa inggris kamu (secara nestle adalah perusahaan gedhe, dan penting kiranya kalau pakai bahasa inggris dalam percakapan), dan first impressionmu. Karena untuk menjadi seorang medical representative diperlukan first impression yang baik.
Sama pada interview-interview sebelumnya, kalian disuruh memperkenalkan diri kalian. Karena waktu yang dibutuhkan cuma tiga menit, harusnya waktu digunakan maksimal untuk memperkenalkan diri. Berhubung gue perkenalanny terlalu singkat, jadi si penginterview nanya-nanya deh. Dan gue gelagapan jawabannya karna pake b inggris. Alhasil gue g lolos ke tahap selanjutnya. Tahap selanjutnya adalah FGD. Pelajaran yang perlu diingat adalah gunakan waktu sebaik mungkin. Persiapkan jawaban sebaik mungkin, apalagi unTuk jawaban perkenalkan diri. Hal ini selalu ada di tiap interview. Perkenalkan diri dengan jelas, tidak bertele-tele panjang, namun juga tidak terlalu singkat.
3. MT Alfamart
Gue daftar ini lewat Job fair di kampus gue. Jangan tanya alasan gue daftar, karena of course kagak ada alasan hanya pure yang penting dapet kerja. Testnya adalah test tulis psikotes seperti biasa. Tahap awal adalah test tulis logic, ya seperti biasa mirip2 test TPA gitu lah. Test kedua adalah test psikologi kalau gue ga salah inget. Trus habis gitu test interview HR. Peserta yang lolos tes tulis dibagi dalam beberapa kelompok. Satu kelompok berisi sekitar 5 orang, dengan 1 interviewer. Masing-masing orang disuruh memperkenalkan diri, alasan melamar posisi ini, kelebihan, kekurangan diri sendiri. Ya kurang lebih pertanyaan standart lah. Untuk kalian yang sedang cari kerja, harap siap2 dengan pertanyaan-pertanyaan itu. Lalu kalau untuk posisi MT, condongkan skill organisasi kalian. Karena biasanya untuk MT yang dipilih adalah aktivis kampus. Oke, karena gue bukan aktivis kampus gue gak diterima di test ini. Haha.. ya keep strong and figth lah. Maju terus pantang mundur.
4. IT Staff Buana Varia
Gue daftar lewat job fair, dan prosesnya langsung walk in interview. Ini seleksi paling aneh yang pernah gue coba. Tanpa ada psikotes, langsung interview dan kalau minat langsung diterima. Waw... Tapi tentu gue tolak. Alasannya:
1) Aneh. Ini adalah posisi IT. dan anehnya tanpa ada test logic sama sekali. Cuma kalau minat langsung ketrima. Karena waktu itu kita cupu tapi ya gak nekat2 banget, jadi masi pikir2 lah kalau ketrima semudah itu. Interviewnya pun bukan interview malah lebih mirip offering, tanpa disebutkan gajinya seberapa. Kalau mau langsung disuruh berangkat ke Jakarta untuk menjalani bootcamp. Gue emang butuh kerja, tapi gak senekat itu juga kali.
2) Gue belum lulus. Sebenernya gue tengah kuliah S2, lagi pusing penelitian tesis. Jadi gue cari pelarian buat cari kerja. Maksud gue waktu uda lulus, gue mau dapet kerja dan g pake nganggur2 gitu. Ini buat latian utk tes kerja gitu lah. Biar tau lingkungan, dan environment cari kerja tu kayak gimana. Biar bisa belajar dari pengalaman.
Jadi kesimpulannya, kali ini gue tolak. Bukan gue yang ditolak.
5. QA/QC di Sengfong Jombang
Waktu gue lagi pusing-pusingnya penelitian dan punya target lulus di bulan tertentu, gue dapat panggilan tes ini. Gue waktu itu apply lewat job fair kampus. Pengalaman ikut test ini adalah perjalanan ke tempat test yang jadi momen berkesan, Mungkin akan jadi biasa aja kalau lu biasanya sering melanglang buana kemana-mana. Tapi untuk gue yang di kala itu masih anak rumahan dan gak pernah pergi ke luar kota sendirian, ini merupakan pengalaman pertama gue. Tempat test nya langsung di Pabriknya, yaitu di PT Sengfong, Jombang. Gue gak pernah ke Jombang sama sekali. Gue ke sana cuma berbekal mbah google dan om GPS. And ofcourse, Bapak gue nolak mentah2, ngelarang gue ikutan test. Ya tapi namanya anak manusia ya, pastinya semakin dilarang semakin ngerasa challenge untuk dijalani. Jadinya gue bawa segudang alasan dan segudang teori bahwa gue uda hafal banget medannya sehingga gue bisa ke sana tanpa tersasar.
Gue berangkat ke sana naik Bus Puspa Indah. Ini pertama kalinya juga gue naik bus maut ini. Waw.. hasilnya gue mabok. Hahaha.. untungnya, PT Sengfong dilewati bus ini, jadi gue gak usah naik angkot atau ojek lagi. Gue cukup berhenti di depan PT Sengfong ini. Sesampainya gue di sana, gue ngeliat kondisi sekitar yang membuat gue untuk mengurungkan niat gue tuk kerja disitu. Kantornya panas banget, dan campur dengan manufakturingnya. Ya kesan pertama uda males lah.
Test pertama adalah test tulis, logika biasa. Test kedua adalah interview. Gue kayaknya gagal di interview ini. Biasa aja si, ditanya kenapa milih sengfong, trus kesannya gimana ya.. pertanyaan standar lah. Tapi gue jawabannya yang emang gak cocok aja, jadi gue lolos. Role job kerjaan ini tuh jadi QA nya alat-alat di perusahaan ini. Apakah alat-alatnya sudah memenuhi standar atau belum. Tapi berhubung gue uda g minat sama ini perusahaan, jadi orang HRD nya kayaknya juga paham, jadinya gue gak diprosese lebih lanjut.
Setelah test ini, gue pulang dengan dianter bapak-bapak satpam ke terminal. Kasian kali ye liat gue. Jadinya Bapak-bapak itu nganter gue pake mobil perusahaan. wkwkwk.
6. ODP Bank Muamalat
Testnya dilakukan di Surabaya. Ya gue sambil jalan-jalan ke Surabaya, gue ikut test ini. (Niatnya tolong ya). Test pertama adalah test tulis. Psikotes seperti biasa. Lalu selanjutnya, jika lolos maka ada test FGD. Ini pertama kalinya gue ikut FGD. Peserta dibagi dalam beberapa grup. Satu grup dibagi dalam 5-6 orang. Di situ kita dikasi 3 contoh kasus. Kita disuruh mendiskusikan jawaban dan solusinya. Yang dinilai di sini adalah keaktifan, kerjasama, dan tidak mendominasi tapi juga tidak terlalu pasif. Intinya si bagaimana kita bekerja dalam tim.
Di posisi ODP bank Muamalat ini ada penahanan ijazah selama kuran glebih 2 tahun. Dan ada ikatan dinas dan amsa training yang totalnya kurang lebih selama 4 tahun. Sebelum masa itu, peserta akan dikenakan pinalti jika keluar dari masa kurun tersebut.
7. Sales Supervisor PT Mitra Insan Sejahterah
Mimpi apa coba gue daftar sales. Ini sangking gue frustasinya kagak dapet2 kerja, akhirnya lowongan sales pun gue comot. Walopun dalih gue ini bukan sales biasa, ini level SPV. Tapi ya tetep aja sales. Ntar berurusan sama marketing, leadertim de el el. (plis abaikan curhatan ini, langung aja ke tahapan testnya)
Gue kepanggil untuk test tulis di daerah sawojajar. Tempatnya bener2 terpencil, seperti rumah yang aneh. Tapi ya sudahlah, orang udah nyampek sana juga, uda nyasar2 g jelas, hasilnya ya ikutin aja test tulisnya. Test tulisanya psikotes biasa. logis dan lebih banyak ke arah kepribadian. Yang mana jawabannya gak ada bener maupun salah. Cuma skoring dari 1-5. Gue lolos tahap test tulis, dan selanjutnya tes online. Lalu gue lolos tes online, dan menuju tes interview di daerah domisili terdekat. Waktu itu gue lagi di Jakarta, nunggu pengumuman Test Agit. Test interview ini gak gue lanjutin karna feeling gue gak enak, kantornya aneh dan gue ad panggilan buat test di perusahaan lain. Dan terlebih lagi gue gak passion sama posisinya. Jadi ya begitulah. Hidup itu masalah memilih Guys. Lu berhak milih atas apa yang lu suka.
8. Business Process Analyst AGIT
Emang ya rejeki itu uda ada yang ngatur. Dua hari setelah gue dinyatakan lulus lewat sidang, gue disuruh dosen gue ikut seminar fisika radioterapi medis di Jakarta. Waktu itu si gue gak mikir yang aneh2. Gue cuma seneng aja disuruh ke Jakarta, sekalian jalan-jalan maksud gue. Secara Jakarta adalah kota yang bikin gue penasaran untuk dikunjungi. Sekalian euforia setelah habis lulus.
Seminarnya berlangsung empat hari (Senin-Kamis). Gue bertiga sama temen gue. Beli tiket pergi doang dan belum beli tiket pulang ke Malang. Hari kedua seminar, gue dapat email dari AGIT yang isinya invitation untuk mengikuti test tulis. Tes tulisnya hari Jumat, pas banget sama selesainya seminar gue.
Tes tulis dilaksanakan di kantor PKC (btw ini outsource ya yorobunn). Test tulisnya psikotes biasa. Tes TPA, hitungan, logika, ingatan, gambar pohon, manusia, test Pauli. Dan sepertinya menurut feeling gue, yang nentuin lolos itu adalah test Pauli. Waktu itu gue ngabisin kertas dua halaman untuk test ini. Alhasil dipanggil untuk test selanjutnya.
Gue lolos tes tulis dan kepanggil untuk Test selanjutnya yaitu interview user. Test ini diadakan di hari Senin di AI Sunter. Jadi prosesnya lumayan cepet. Hari Selasa diemail invitation test tulis, hari Jumat test tulis, dan hari Senin tes interview user. Peserta test ini ada berjumlah sekitar 20 lebih orang, hampir 30. Sebelum interview dengan user, diadakan test logic. Kita dikasi statement logic, dan disuru ngisi benar atau salah atas permasalah tiap nomer. Lalu selanjutnya Interview dengan user ditanya hal-hal yang standar. Ditanya role job posisi yang dilamar, skripsi, penelitian dll. Jawaban gue pun standar-standar. Makanya gue gak yakin lolos. Pengumuman hasil test ini adalah hari Selasa. KArena gue gak yakin lolos, dan gue uda homesick (baru beberapa hari doang padahal) Akhirnya gue pulang di hari Selasa. Alhasil, gue ngedrama di dalem kreta. Gue liat email di kreta dan ternyata gue lolos, dan lanjut buat interview HR. Wkwkwkw, bego banget coba. Ngapain gue pulang sebelum nunggu pengumuman. Akhirnya gue minta reschedule.Dan ternyata bisa. Hahaha.. Akhirnya beberapa hari kemudian, gue balik lagi ke Jakarta untuk ikut test interview HR di ANZ tower Sudirman dan dilanjutkan langsung tahap offering gaji. Gue nginep di rumah tante gue, sambil nunggu pengumuman. Alhamdulliah gue diterima.
Setelah gue diterima, gue minta mundur tanggal masuk satu bulan dengan alasan untuk ngurus kelulusan. Tapi alasan sebenernya adalah gue belum siap buat kerja. Haha. Gue masih pingin liburan, jalan-jalan setelah lulus. Ya.. sekali lagi ini adalah pilihan guys..
Sampai gue ngetik detik ini, gue masih berlabel Agit yang ditempatkan di AIHO. Hingga dua minggu ke depan, gue uda gak berbaju AGIT lagi. Hahaha.. Sekali lagi, ini adalah hidup. Hidup itu masalah memilih..
Okey, thats the story about journey to the job test. For more information bagaimana prosesnya bisa dapat job for the first time, look this link
Lets read to the next story. It is still story about job test session two.
Seseorang akan sukses karena adanya usaha. Semua orang mungkin beranggapan gue tanpa nganggur atau effort, setelah lulus sidang langsung dapat panggilan kerja. Tanpa ada nunggu jurnal publish, nganggur nunggu antrian wisuda. (FYI, gue nunggu publish jurnal dan revisi jurnal sambil kerja. Gue juga nunggu dapet kuota wisuda juga sambil kerja. Karna waktu itu gue lagi di Jakarta dan uda ketrima di AGIT (baca: PKC), jadinya ya gue kerja dulu baru wisuda. Kerja sambil ngerjain revisi jurnal)
Tapi ya.. gak ada yang tau kalo gue sebenernya juga uda lama nyari kerja. uda berkali-kali ditolak. hanya saja gue curi start aja pergerakannya. Di saat semua orang lagi sibuk penelitian, gue penelitian disambi dengan apply-apply. Maksud gue si cari pengalaman. Sambil cari selingan-selingan waktu lagi stress di penelitian atau diphp dosen.
Selama ini yang gue yakini, bahwa usaha tidak pernah menghianati hasil. Tuhan itu maha adil. Dia akan memberikan buah hasil sesuai dengan kerja keras kita. Maka, jangan lelah untuk berjuang. Jangan pesimis dalam bermimpi. Karna tidak ada batasan dalam bermimpi. Bermimpilah setinggi-tingginya, dan perjuangkan mimpimu sampai titik darah penghabisan. Maka, Tuhan akan mengasihanimu dengan memberikan buah dari hasil perjuangan kerasmu.
So, keep figthing guys..
Komentar
Posting Komentar